

Metodologi
pendekatan system
Perancangan
system informasi
3/20/2014
Meli Amelia
Semester 4
Metodologi
pendekatan sistem Informasi
Terdapat
beberapa pendekatan system informasi
1. Pendekatan
klasik (classical approach) vs pendekatan terstruktur (Structured approach),
dipandang dari metodologi yang
digunakan.
2. Pendekatan
sepotong (piecemeal approach) vs pendekatan system (system approach),dipandang
dari sasaran yang akan dicapai.
3. Pendekatan
buttom-up vs pendekatan top-down,
dipandang dari cara menentukan kebutuhan system.
4. Pendekatan
system menyeluruh (total – system approach) vs pendekatan moduler (modular
approach),dipandang dari cara mengembangkan sistemnya.
5. Pendekatan
lompat jauh (great loop approach) vs pendekatan berkembang(evolutionary
approach),dipandang dari teknologi yang digunakan.
·
Pendekatan Klasik (Clasical
approach )
Disebut
juga pengembangan tradisional / konvensional adalah pengembangan
sistem dengan mengikuti tahapan pada system life cycle.
Pendekatan ini menekankan bahwa pengembangan sistem akan berhasil bila
mengikuti tahapan pada system life cycle. Tetapi pada kenyataannya pendekatan
klasik tidak cukup digunakan untuk mengembangkan suatu sistem
informasi yang sukses dan akan timbul beberapa permasalahan
diantaranya adalah :
1. Pengembangan
perangkat lunak menjadi sulit.
2. Biaya perawatan atau
pemeliharaan sistem menjadi lebih mahal
3. Kemungkinan kesalahan
sistem besar
4. Keberhasilan
sistem kurang terjamin
5. Masalah dalam
penerapan sistem
·
Pendekatan Terstruktur
(structured approach )
Karena banyak
terjadi permasalahan pada pendekatan klasik,maka dibutuhkan pendekatan
pengembangan system yang lebih baik yang tidak hanya mengikuti tahapan system
life cycle namun juga dilengkapi dengan beberapa alat dan teknik. Pendekatan ini
kemudian dikenal dengan pendekatan terstruktur
telah dimulai dari awal tahun 1970-an. Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-
alat(tools) dan teknik-teknik yang dibutuhkan dalam pengembangan system sehingga
didapatkan hasil akhir berupa system yang strukturnya didefinisikan dengan baik
dan jelas.
·
Pendekatan Sepotong (piecerneal
approach )
Pendekatan sepotong merupakan pendekatan pengembangan system yang
menekankan pada suatu kegiatan atau aplikasi saja. Kegiatan atau aplikasi yang dipilih tersebut,dikembangkan tanpa
memperlihatkan posisinya di system informasi atau tanpa memperlihatkan sasaran
organisasi secara keseluruhan.
·
Pendekatan Sistem (systems
approach )
Pendekatan system merupakan system informasi
sebagai satu kesatuan terintegrasi dari masing-masing kegiatan atau aplikasinya
dan menekankan pada pencapaian sasaran keseluruhan.
·
Pendekatan Bawah Naik (Bottom Up
Approach )
Pendekatan dari
level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi
dilakukan. Pendekatan ini dimulai dari perumusan kebutuhan untuk menangani
transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan
kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut. Pendekatan ini merupakan ciri-ciri
pendekatan klasik. Jika pendekatan ini digunakan pada tahap analis,disebut
dengan data analysis,karena yang menjadi focus adalah data yang akan diolah
terlebih dahulu.
·
Pendekatan Atas Turun (Top-Dwon )
Pendekatan ini dimulai dari level organisasi
yaitu level perencanaan strategis. Pendekatan
ini dimulai dengan mendefinisikan sasaran dan kebijakan organisasi. Selanjutkan
dilakukan analis kebutuhan informasi kemudian ke penentuan input,output,basis
data,prosedur-prosedur operasi,dan control. Pendekatan ini merupakan cirri-ciri
dari pendekatan terstruktur. Jika pendekatan ini digunakan pada tahap
analis,disebut decision
analysis,karena yang menjadi focus adalah informasi yang dibutukan untuk
pengambilankeputusan oleh menajemen terlebih dahulu.
·
Pendekatan Sistem menyeluruh
Pendekatan system menyeluruh merupakan pendekatan
pengembangan system serentak secara menyeluruh. Pendekatan ini sulit dilakukan
untuk system yang kompleks,karena menjadi sulit untuk dikemabngkan.
·
Pendekatan Moduler
Pendekatan
Moduler berusaha memecah system yang rumit menjadi beberapa bagian atau modul
yang sederhana sehingga akan lebih mudah dipahami dan dikembangkan. System juga
akan dapat dikembangkan sesuai dengan waktu yang direncanakan,mudah dipahami
oleh pemakai dan mudah untuk dipelihara.
·
Pendekatan Lompatan jauh (great
loop approach )
Pendekatan
Lompatan jauh (great loop approach ) menerapkan perubahan menyeluruh
secara serentak menggunakan terknologi canggih. Hal ini
mengandung resiko karena teknologi computer begitu cepat berkembang dan
tahun-tahun mendatang sudah menjadi using, investasinya juga mahal dan terlalu
kompleks.
·
Pendekatan Berkembang
(evolutionary approach )
Pendekatan
Berkembang (evolutionary approach ) menerapkan teknologi canggih
untuk aplikasi yang memerlukan saja saat ini dan akan terus dikembangan untuk
masa-masa selanjutnya mengikuti
kebutuhan dan sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar